Yahudi, Agama ataukah Suku ?

Yahudi, Agama ataukah Suku ?

Bangsa Israel dikenal diseluruh dunia dengan sebutan bangsa yahudi. Bangsa Israel mempunyai keyakinan yang unik dibandingkan dengan keyakinan bangsa pagan disekitar wilayah negri Israel. Mereka meyakini bahwa Tuhan hanya satu, tetapi Tuhan hadir dalam dan melalui banyak nama. Nama Tuhan yang paling istimewa bagi bangsa Israel adalah YHWH sebagaimana tercantum pada Kitab Ulangan 26:17-18, yang mengaskan hubungan antara umat yahudi dengan YHWH dimana Tuhan bangsa Israel telah memilih Israel sebagai “am segullah” (umat terpilih). Bangsa Israel sendiri mengakui bahwa YHWH adalah satu-satunya Tuhan bagi mereka. Bangsa israel meyakini bahwa agama itu bertopang kepada Torah atau Taurat. Dalam sejarah yang diyakini oleh bangsa Israel mengenai Torah pada leluhur mereka, Torah diberikan kepada Moshe atau Nabi Musa ketika bermunajat di Gunung Sinai. Pada awalnya, Torah diterima dalam wujud roh batu, tetapi torah tersebut hancur karena dilemparkan ke tanah oleh Moshe ketika dia kecewa melihat umatnya menyembah berhala sapi. Pada akhirnya, Bangsa Israel meyakini bahwa Torah dituliskan kembali secara persis atas perintah Tuhan, dan selanjutnya salinan Torah diperintahkan untuk disimpan di dalam Tabut Perjanjian.

Yahudi bukan merupakan sebutan yang tepat untuk sebuah agama. Hal ini karena agama haruslah mengandung syariat. Bagi bangsa Israel, terdapat amalan yang dikenal dengan istilah Halakhahyang. Dalam amalan tersebut berisi tentang apa yang haram dan halal atau dalam istilah bangsa israel adalah mutar dan asur. Halakhah ini bersumber dari Torah tertulis dan tidak tertulis. Selain alasan tersebut, bangsa Israel tidak menjelaskan atau memperkenalkan keyakinan mereka sebagai sebuah “agama” Yahudi. Hal ini karena agama Bangsa Israel tidak hanya pada bagian tentang akidah (pengesaan YHWH), wahyu dan pengamalan (Torah), serta ketentuan hukum atau syariat (Halakhah) semata.

Yahudi , Agama ataukah Suku

Melihat pada sejarah yang ada, pada masa kerajaan Babilonia ditaklukan oleh Persia. Nama Yehud masih tetap dipakai. Tidak terbatas hal tersebut, Yahudi pada saat itu merupakan panggilan yang sangat terkenal karena bangsa Israel kala itu menyebut diri mereka demikian. Selain hal tersebut, terkait sejarah juga Imam Ezra kembali menyebutkan tentang sebutan Israel. Dia tidak menyebut dirinya Yahudi, melainkan Israel. Menurutnya sebutan Israel lebih pantas dan terhormat karena bermakna ôHamba Tuhanö. Dalam tulisan-tulisan Imam Ezra baik yang berbahasa Aramik sekalipun, beliau tetap menggunakan istilah Israel meskipun nama Israel hanya digunakan apabila menggunakan Bahasa Ibrani yakni bahasa asli orang Israel. Kehancuran kuil solomo merupakan tonggak sejarah yang menyebabkan kaum Yahudi menyebar ke seluruh penjuru dunia. Hal ini dinilai karena kehancuran kuil solomo merupakan pukulan bagi Yahudi. Setelah kejadian hancurnya kuil solomo, umat yahudi menyebar, hidup di luar Tanah Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Tweet
Share
Pin
Share