Upaya Yudaisme dalam Mencari Allah melalui Kitab dan Tradisi

Upaya Yudaisme dalam Mencari Allah melalui Kitab dan Tradisi

Upaya Yudaisme dalam Mencari Allah melalui Kitab dan Tradisi – Upaya dalam mencari Allah bagi kaum Yehuda atau Yahudi terbukti dengan adanya beberapa tokoh terkemuka yang sampai saat ini masih dikenang nama dan perjuangannya. Siapa kah mereka? Mereka diantaranya adalah Musa, Yesus, Mahler, Marx, Freud dan Einstein. Mereka adalah tokoh-tokoh yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan peradaban bangsa Yahudi serta perkembangan peradaban kehidupan umat manusia di muka bumi ini. Dengan berbagai cara dan upaya yang telah mereka lakukan untuk memperjuangkan ajaran serta aliran mereka serta wujud beriman kepada Sang Pencipta alam semesta ini. Perlu diketahui bahwa segala perjuangan dan upaya-upaya yang telah mereka lakukan tentunya mempunyai dasar dan tujuan yang jelas. Dimana Alkitab merupakan salah satu bukti nyata bahwa mereka berbuat sesuai dengan ajaran dan ketetapan Allah yang telah tercantum di dalam Alkitab.

Yudaisme ini berakar pada sejarah yang nyata, tidak hanya mitos. Bahkan berbeda dengan beberapa aliran-aliran lain, yang mana dari awal terbentuknya aliran ini sudah menjadi sebuah minoritas diantara beberapa aliran yang ada di dunia ini. Dengan jumlah kurang lebih 14juta dari sekitar 6 miliar orang yang menganut aliran lain. Lantas mengapa ajaran yudaimse juga melarang bermain judi atau menjadi merupakan suatu hal yang salah ? karena hal tersebut merugikan orang lain dan diri sendiri. Pada dasarnya semua umat manusia mempunyai pilihan hidup masing-masing bukan? Dengan demikian, sama halnya dengan kita, mereka juga akan memperjuangkan apa yang telah menjadi pilihan hidupnya.

Jika berada pada ruang lingkup keagamaan, maka bisa disebut sebagai kekuatan iman tiap insan manusia terhadap agama dan Tuhan nya pun juga berbeda bukan? Oleh sebab itu, Kita dapat mengambil sebuah kesimpulan dari sedikit ulasan diatas, mengenai sebuah iman dan pilihan setiap insan yang perlu kita perhatikan. Kita harus tetap memperkuat iman kita terhadap Agama, Kepercayaan serta Tuhan kita yang mana ini ada kaitannya dengan dunia dan akhirat kita kelak. Jangan mudah terganggu dan terpengaruhi, karena pada dasarnya semua ajaran Tuhan adalah untuk kebaikan bagi kehidupan seluruh umat manusia di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Tweet
Share
Pin
Share