Mitos-mitos tentang Penggunaan Nama YHWH

Mitos-mitos tentang Penggunaan Nama YHWH

Penggunaan nama YHWH sudah terjadi sebelum terjadi pada masa pembuangan Yudaisme di Babilonia. Bahwasannya penggunaan nama YHWH ini boleh diucapkan di dalam keadaan tempat yang suci tetapi jika di luar tempat suci atau tempat umum tidak boleh mengucapkan kalimat YHWH dan menggantikannya dengan kalimat atau pengucapan yang lebih halus. Yudaisme dianut oleh bangsa-bangsa Israel. Bahwa, YHWH ini tidak boleh diucapkan pada zaman dahulu karena pelafalannya belum jelas dan juga taku disalahgunakan oleh umat yudaisme atas kepentingan pribadi yang berupa keburukan. Ternyata YHWH ini memiliki mitos tersendiri dalam hal akademik. Mitos-mitos terebut adalah nama YHWH ini sangat suci untuk dilafalkan dan setelah adanya yudaisme pada pembuangan dari Babilon ini nama YHWH ini dilarang lagi untuk dilafalkan oleh orang-orang karena nama YHWH ini tersembunyi. Mitos yang ada selanjutnya adalah tidak boleh untuk diucapkan dalam hal apapun karena YHWH pelafalannya tidak jelas dan keempat huruf ini tidak ada huruf vokalnya jadi tidak baik untuk dilafalkan. Setelah itu, ada mitos yang mengatakan jika menggunakan nama YHWH ini akan mengembalikan pada perjanjian lama berbahasa Yunani, ada mitos juga bahwasannya YHWH ini diganti menjadi Kurios, Nama dari YHWH ini diadopsi dari nama luar bangsa Israel, dan YHWH ini diambil dari suku keni sebagian besar ada yang menganggap dari Mesir ada juga yang beranggapan dari pahlawan Ilahi Kaanan. Yang merupakan mitos paling terakhir adalah merupakan kata TUHAN dari bahasa Ibrani yaitu El, Eloah, dan Elohim.

Apakah nama YHWH ini atau Yahweh ini dituliskan dalam kitab PB Yunani? Maka dari itu akan dibahas kali ini. Dilihat dari adanya analisis aspek sosiologis religi dijelaskan bahwasannya adalah sejak adanya kepulangan dari Yudaisme dari masa Babilonia ini terjadi pada 4 Sm dan pada saat 1 Ms ini mulai memanas dan memuncak. Maka dari nama YHWH ini tidak boleh untuk digunakan lagi, dan diganti dengan penyapaan menggunakan kalimat adonai, namun YHWH ini sudah tertulis di dalam TaNakh. Dan, jika dilihat dari aspek analisa sejarah teks yang ada adalah dimana adanya tradisi pengucapan dan tulisan dimana semua pengartiannya adala YHWH ini yang selanjutnya diganti dengan Adonai ini selanjutnya terjemahannya adalah Kurios, dalam penulisan sebuah perjanjian yang baru dan mengutip dari Septuaginta. Membahas Septuaginta nama YHMH ini ada di dalam LXXp.Fouad INV.266 , LXXVTS 10a , LXXVTS 10b , dan SymP. Vindob. G. 3977.

Begitulah informasi singkat mengenai mitos penggunaan YHMH dan aspek analisa dari nama YHWH yang ada di dalam kitab PB Yunani. Semoga, informasi dapat membantu dan dipahami oleh kamu yang lagi ingin mengetahui tentang YHMH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Tweet
Share
Pin
Share