Konsep Dasar yang Dianut oleh Bangsa Yahudi

Konsep Dasar yang Dianut oleh Bangsa Yahudi

Konsep Dasar yang Dianut oleh Bangsa Yahudi – Sudah tidak asing lagi bukan kata-kata Yahudi di telinga Anda? Yap, Yahudi adalah suatu istilah aliran atau agama bagi para penganutnya atau Yudaisme. Yudaisme banyak ditemukan di daerah seperti di Tanah Kanaan atau Kawasan Israel pada saat ini, karena memang pada dasarnya disana lah memang awal aliran yahudi ini diperkenalkan hingga pada saat ini telah meluas ke berbagai pelosok penjuru dunia bukan? Aliran ini sama halnya dengan aliran-aliran lain yang mana mempunyai dasar falsafah kehidupan dari sebuah Kitab Suci yang diturunkan langsung oleh Allah untuk kehidupan umatnya di muka bumi ini.

Seperti yang sudah tertulis pada salah satu kisah Abraham , yang mana seorang yang sangat istimewa dan dipilih oleh Allah. Pada kala itu diceritakan bahwa Abraham diperintah Allah untuk mengorbankan Ishaq anaknya, walaupun sebenarnya tidak jadi ishaq yang dikorbankan karena telah diganti oleh Allah. Dari kisah ini, Abraham merupakan seorang yang taat dan patuh terhadap perintah Allah, oleh sebab itu Allah memberikan janji bahwa dengan ketaatan Abraham tersebut akan membawa banyak berkah terhadap kehidupan di muka bumi ini. Baik kepada diri Abraham serta seluruh keturunannya.

Janji ini lah yang kembali diulang oleh salah satu suku Yehuda yaitu suku awal bangsa Yahudi. Lebih tepatnya oleh garis keturunan Daud, dimana mereka telah menganggap bahwa Allah berhubungan langsung dengan para umatnya atau sering disebut sebagai kepercayaan monoteistis. Konsep ini lah yang dipercayai menjadi dasar dalam kepercayaan Yudaisme atau kepercayaan kaum Yahudi.

Untuk melaksanakan Janji Allah kepada seluruh keturunan Abraham, Allah memilih Musa sebagai perantara dalam menyampaikan Wahyu ini. Musa sebagai umat yang Allah pilih untuk mendapatkan Taurat sebagai dasar hukum dalam membebaskan umatnya dari kegelapan serta menuntun seluruh umatnya untuk menuju Allah dan jalan-jalan kebaikan menuju surga. Oleh sebab itu, Musa juga dikenal baik dalam ajaran kaum Yahudi, karena juga memiliki peran penting dalam hubungan seluruh umat Yahudi dengan Allah. Sebagaimana tertulis dalam isi kitab-kitab Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Tweet
Share
Pin
Share