Kisah Yusuf bersama Yehuda Leluhur Bangsa Yahudi di Tanah Kanaan

Kisah Yusuf bersama Yehuda Leluhur Bangsa Yahudi di Tanah Kanaan

Kisah Yusuf bersama Yehuda Leluhur Bangsa Yahudi di Tanah Kanaan

Nama Yehuda merupakan nama yang berasal dari kata Odeh yang memiliki arti “Aku akan menaikkan pujian”. Yehuda dilahirkan di Padan-Aram, yang juga merupakan kota kelahiran ibunya. Sebelumnya Yehuda tinggal bersama neneknya. Baru pada usia sekitar 9 tahun Yehuda ikut tinggal bersama dengan orang tua dan saudara-saudaranya yang pindah dari Padan-Aram ke tanah Kanaan, dan pada akhirnya menetap di Hebron.

Kebencian Yehuda Dan Saudara-Saudaranya Terhadap Yusuf

Yehuda merupakan salah satu dari 12 anak yakub. Yehuda adalah anak ke empat dari 12 bersaudara. Yakub memiliki 4 orang Istri. Yehuda merupakan anak dari salah seorang istri Yakub yang bernama Lea. Yehuda mempunyai seorang saudara yang bernama Yusuf. Yehuda dan saudaranya sangat membenci yusuf. Hal ini karena Yusuf kerap melaporkan kejahatan-kejahatannya dan saudaranya kepada Yakub. Selain itu, Yehuda dan saudara-saudaranya iri kepada Yusuf karena ayahnya sangat mengasihi Yusuf ketimbang saudara-saudaranya yang lain. Hal ini karena Yusuf lahir pada saat masa tua Yakub. Hal yang membuat saudara-saudanya iri terhadap Yusuf adalah ketika Yakub memberikan sebuah jubah yang indah kepada Yusuf namun tidak kepada anak-anaknya yang lain termasuk Yehuda. Hal ini tentu saja membuat Yehuda dan saudara-saudaranya semakin membenci Yusuf. Ditambah lagi, Yusuf sering bercerita akan mimpinya kepada saudara-saudaranya. Mimpi yang Yusuf ceritakan adalah mimpi tentang saudara-saudaranya bersujud kepada Yusuf, serta mimpi Yusuf yang melihat matahari, bulan, dan sebelas bintang bersujud kepada Yusuf. Maka semakin bertambah kebencian di hati saudara-saudara Yehuda terhadap Yusuf.

Kisah Yusuf bersama Yehuda Leluhur Bangsa Yahudi di Tanah Kanaan

Suatu hari ketika Yehuda dan saudara-saudaranya sedang menggembalakan domba ayah mereka. Yusuf diperintahkan oleh Yakub untuk memeriksa saudara-saudaranya. Pergilah Yusuf melaksanakan perintah ayahnya. Di tempat yehuda dan saudara-saudanya menggembalakan domba, mereka melihat dari kejauhan Yusuf hendak mendatangi mereka. Lalu, saudara-saudara Yehuda merencanakan untuk membunuh Yusuf karena sudah tidak tahan lagi dengan iri hati yang selama ini mereka pendam terhadap Yusuf. Namun pembunuhan yang mereka rencanakan tidak dilakukan, hal ini karena mereka tidak tega untuk membunuh saudara sedarah mereka. Namun mereka menjebak Yusuf masuk kedalam sumur kering ditengah padang pasir. Ketika mereka sedang bersantap makan perbekalan. Mereka melihat dari kejauhan seorang kafilah Ismael menuju Mesir. Mereka kemudian menjual Yusuf kepada orang tersebut. Sekembali mereka ke rumah, saudara saudara Yehuda menggunakan jubah yang dikenakan Yusuf yang telah dilumuri darah domba dan berkata pada ayahnya bahwa Yusuf telah tiada dan hanya menemukan jubah yang berlumuran darah. Mereka berkata barangkali diserang oleh hewan buas. Mendengar kematian anaknya, Yakub berkabung atas kematian anaknya yang paling ia kasihi tersebut. Setelah kejadian kebohongan akan kematian Yusuf, Yehuda Meninggalkan Saudara-saudaranya dan menumpang pada seorang Adulam yang bernama Hira. Di Kanaan, Yehuda menikahi seorang yang bernama Syua dan memiliki 3 orang anak yang bernama Er, Onan, dan Syeila.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Tweet
Share
Pin
Share